Naif Tetaplah Naif, Bubar Bukan Sebuah Akhir » Inimusik Bicara Musik
       

Naif Tetaplah Naif, Bubar Bukan Sebuah Akhir

 Naif Tetaplah Naif, Bubar Bukan Sebuah Akhir

Naif/ instagram/ inimusik

Lagu apa yang kalian ingat ketika mendengar band Naif dan usia berapa kala itu? Kalau saya sendiri sih mendengar dan tahu band ini sekitar usia 15 tahun saat secara tidak sengaja membunyikan radio. Kala itu lagu pertama yang saya dengar berjudul Posesif dari album ke-2 mereka Jangan Terlalu Naif (2000).

Baca Juga:  Rilis Album Kompilasi Perdana, Ananta Pro : Ini Bagian dari Pelestarian

Tidak ada yang special hanya saja lagu ini sekaligus menghantarkanku untuk lebih kenal lagi dengan Naif. Banyak materi yang menarik dair band yang terbentuk pada tanggal 22 Oktober 1995 di Jakarta ini, mulai dari Mobil Balap, Benci untuk Mencinta hingga Air dan Api.

Meski tidak secara langsung merasakan arti atau pesan yang disampaikan dalam lagu-lagunya Naif, saat itu saya pribadi memang merasa enak saja mendengarnya, mungkin karena materinya yang tidak terlalu berat kali y ajika di banding dengan band lainnya kala itu.

Baca Juga:  Bayu Cuaca Rilis Lagu Lama untuk Sambut Tahun 2020

Begitupun dengan jenis music yang mereka bawakan, enak saja didengarkan meski dalam posisi dan kondisi apapun. Setuju?

Kesenangan untuk mendengarkan karya dari Naif ini berlanjut ketika saya menjadi seorang penyiar radio yang mana secara sengaja saya memutar beberapa materi dari lagu mereka disela-sela jeda antar waktu.

Baca Juga:  Kroncong Jancuk Rayakan Hari Jadi dengan Berbagi

Kini setelah 25 tahun berkarya, Naif secara resmi membubarkan diri. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh David Bayu sang vocalis, Senin, 10 Mei 2021 yang disampaikan lewat kanal YouTube miliknya. Ini mengejutkan juga sebab saya mengira ini tidak akan pernah terjadi pada tubuh band itu.

Sebelumnya saya sempat mendengar jika Naif ditinggalkan oleh dua personelnya Emil dan Pepeng memutuskan untuk hengkang. Saat itu saya sih berfikir biasa saja, “Ah, Paling mereka akan hiatus atau paling tidak akan memakai additional sebelum mendapatkan penggantinya,”

Baca Juga:  Jelang Album, D'yash Souling Lepas Kodok Ngorek

Namun pikiran saya keliru sebab David Bayu mengonfirmasi bubarnya Naif secara langsung setelahnya.

“Bubar? Kayak suatu kumpulan, tercerai berai, memisahkan diri. Menjawab bubar atau gimana, ya bubar ya. Ya, bisa dibilang masuk kategori bubar,” kata David Bayu.

Ternyata ketika saya mencoba untuk mencari tahu penyebab mereka bubar dari google, bahwa David Bayu sempat menyinggung soal masalah internal yang ada di tubuh Naif yang tahun ini menginjak usia 26 tahun. Meski itu tak dijelaskan secara terperinci, tapi ini wajar terjadi pada band besar.

Baca Juga:  Rilis Ulang Single "AKU", Leeyonk Sinatra Duet Bareng Widi

Yang mengagetkan lagi adalah rencana mereka bubar ini sudah tersirat sejak tahun 2020. Penyanyi berusia 44 tahun ini menyebut keinginan bubar telah dirasakan Naif sejak Oktober 2020. Kala itu ia sempat ingin mengumumkan kepada khalayak.

“Namun ada satu hal yang Emil kalau nggak salah ngomong ‘Jangan, nanti malah menjadi sorotan publik.’,”kata David Bayu.

Maka dari itu setiap ditanya siapapun soal kabar Naif, David Bayu akan memilih kata vakum ketimbang bubar. Memasuki era milenial, David dan para personel Naif lainnya mengaku tidak pernah membawa daftar lagu yang kala manggung. Sebab, karya mereka banyak dikenal publik.

Baca Juga:  Tips Merawat Gitar Bass agar Awet

Alih-alih merupakan ide dari anggota band, nama Naif rupanya berasal dari salah satu teman kuliah David Bayu yang bernama Anjas Setio Asmoro alias Dodot.

Lalu, kapan terkahir kali kalian menyanikan lagu-lagu dari Naif ?

 

konten oleh : Gandhi Frans