Keterangan foto (Ki-Ka): IGN
Keterangan foto (Ki-Ka): IGN "Rahman" Murthana (Ketua PRAMUSTI Bali), De Ama, Ayu Saraswati, Rah Two (XXX Band) -inimusik


Geliat lagu berbahasa Bali tidak bisa dipandang sebalah mata. Sejak era ’80 A. A. Made Cakra, Gede Darma, Wedasmara hingga era Lolot Band dan Nanoe Biroe terus mengalami peningkatan bahkan pendatang baru pun terus bermunculan dari berbagai genre.

Dan Panggung Kalangan Madya Mandala, Art Center, akan menjadi saksi berkumpulnya musisi dan artis Bali lintas generasi, pada Minggu, (3/11/2019) nanti.

Baca Juga:  Asha Band Bali Perkenalkan Single Perdana Lakar Satya

Pagelaran yang merupakan rangkaian dari Festival Seni Bali Jani itu bertajuk ‘Pentas Musik Pop Bali Dulu & Kini’. Mulai dari De Alot, Nonok, Ketut Bimbo, Ayu Saraswati, hingga XXX, 4WD, Nanoe Biroe hingga Lolot akan tampil dalam satu panggung.

“Kami tidak hanya menampilkan penyanyi era ’80 hingga penyanyi masa kini, melainkan pelawak lawas juga akan ambil bagian,”ujar I Gusti Ngurah “Rahman” Murthana selaku Ketua dari Persatuan Musisi dan Artis (Pramusti) Bali dalam sesi wawancara di Denpasar.

Baca Juga:  Jaring Komunitas Baru, Jagir Gelar Minor

Tema itu pun diambil menyesuaikan dengan festival yang sedang berjalan dan sekaligus diharapkan menjadi momentum terbaik untuk silahturahmi antar musisi.

“Dan penonton pun kami rasa akan ikut bernostalgia. Mereka ini saya rasa jarang tampil di atas panggung khususnya musisi lawas dan ini waktu yang tepat untuk mereka tampil,”sambungnya.

Baca Juga:  Seringai, Tampilkan Kolaborasi dengan Marching Band. Ini Sejarah Baru

Ayu Saraswati menyatakan antusias tampil di acara itu dan ia pun menyebut akan memberikan sebuah kejutan. “Saya akan membawakan lagu-lagu saya era 90-an dan juga lagu-lagu baru. Jadi, tunggu saja akan ada banyak kejutan di atas panggung nanti,” tandasnya. (Red/Pra/IMC)

Previous articleRossi Akhirnya Rilis Single Motivasi
Next articleLittle Liar Man Singl Perdana Keynie