Svami band Bali akhirnya meluncurkan mini album (4 lagu dan 1 Intrumental feat Gus Teja) perdana mereka, Minggu 21 Maret 2021 di salah satu coffe shop di Kawasan Renon, Denpasar.

Mini album yang dikemas dengan box set itu rencananya akan didistribusikan secara terbatas mulai April 2021 dengan harga Rp200 ribu. Sehingga para pendengar atau masyarakat yang ingin memiliki mini album itu harus melakukan pre order.

Baca Juga:  Lama Tak Terdengar, Raik Muncul Lewat Jukut Paye, Pelecing Kangkung

Melihat personelnya, band yang terbentuk pada 10 Oktober 2020 itu bukanlah orang baru. Denanda (Ade Wiwikananda) sebagai vokalis, YRS (Yudi Rama Saputra) bermain bass, Gusde (Baskara Wibawa) sebagai gitaris,  Arik (Gede Arik Yudasmara) memainkan keyboard, dan Gusman (Gusman Adi Yudiana) menggebuk drum, merupakan orang lama yang sudah malang melintang di industri musik.

“Awalnya dari keinginan untuk tetap bisa berkarya di masa pandemi, lalu saat selesai tampil di sebuah acara kami seperti biasalah kumpul-kumpul dan tercetus begitu saja keinginan untuk kembali tetap produktif,” kata Denanda mengisahkan awal terbentuknya mereka.

Baca Juga:  Kata Alfin Alberto Fuah Agar Kau Bahagia

Terkait nama, lanjut Denanda yang sekaligus mencetuskan nama dari band itu. Bahwa dari kata Svami terselip karakter huruf V yang menandakan jumlah anggota dan personel mereka yang seluruhnya laki-laki. Disisi lain, Denanda sendiri mengaku suka membaca filsafat karya Swami Vivekananda.

Tak hanya itu, 4 lagu yang ada di mini album itu akan ditranslite ke Bahasa Jepang dan tentunya dipasarkan di negara itu. Secara musik, Svami sendiri cukup dewasa bahkan sudah tergolong nasional. Sedangkan untuk genre mereka tetapkan pada pop.

“Kita tetap di jalur pop namun kita selalu selipkan musik intrumental tradisional seperti suling dan lainnya,” sambungnya.

Sedangkan untuk lagu andalan mereka berjudul Hidup yang sudah bisa ditonton melalui kanal YouTube. Videop clip mereka mengambil konsep human interest untuk membangkitkan semangat hidup terlebih ditengah pandemi saat ini. Ini pun sejalan dengan pesan yang tersirat di lagu itu.  “Video clip digarap oleh Primetime Bali,” paparnya.

Baca Juga:  Raff The Ambient Akhirnya Rilis Covid One Nine sebagai Debut

Untuk lokasi dari pengambilan video clip itu ada di beberapa wilayah di Bali seperti lapangan Puputan, area sawah di Sibang Kaja, Pasar Badung, Pantai Sanur, bawah jalan tol Bali Mandara, dan areal Riug Paragleding Nusa Dua.

Mengakhiri sesi tanyajawab, Svami pun sepakat dan menegaskan lima tahun ke depan secara konsisten berusaha untuk tetap produktif dalam mengeluarkan karya. (Redaksi/DHI/IMC)

Previous articleHalusinasi MR HIT di Awal Tahun Baru Saka
Next articleRilis Mini Album Perdana, IGAP MUSIC Tetap Dijalur Pop Punk