Setelah tertidur cukup lama, akhirnya The Fly band bentukan 1994 itu kembali berkarya setelah mendapatkan cukup banyak dukungan dari fans setia mereka.

Tak tanggung-tanggung, tiga album mereka luncurkan dalam format digital, yakni THE FLY (2000), If Loving You is Wrong, I Don’t Want to be Right (2007) dan A New Beginning from Another Beginning’s End (2011).

Baca Juga:  Siapkan Diri, Musisi Bali Lintas Generasi Tampil Sepanggung

Dikutip dari Detik Jumat, 26 Februari 2021. Levi Santoso (bass) menuturkan jika karya terbaru mereka akan lebih ke elektronik. “Tapi bukan disco ya, tetap The Fly tapi beda,” ujar Levi.

Namun, terkait kapan waktu peluncurannya, Levi tidak menjelaskan secara detail. Dalam dunia musik Tanah Air, The Fly termasuk dalam daftar band yang telah puluhan tahun berkarier. Terbentuk pada 1994, mereka mengeluarkan single pertama pada 1996 dan debut album Agustus 1997 di 1997.

Baca Juga:  Siapkan Album Perdana, Polo Band Rilis Lagu "Jaman Edan"

Sepanjang 27 tahun berkarier, The Fly mengalami beberapa kali ditinggal personel. Kini mereka tinggal beranggotakan dua orang, yakni Kin Aulia (vokal, gitar) dan Levi Santoso (bass).

Meski kini hanya tinggal berdua, hal itu tidak menyurutkan semangat The Fly untuk bermusik. Menurut mereka, jumlah personel tidak berpengaruh pada karya yang mereka hasilkan.

Baca Juga:  Truedy Duality Rilis Single Perdana A Mad Deus Most Art

“Mau berdua, mau sendiri, selama kami masih mengeluarkan karya atas nama The Fly ya The Fly tetap ada. Jadi karya itu tidak dipengaruhi oleh jumlah personel,” ujar Kin Aulia dalam wawancara virtual dengan detikcom, baru-baru ini.

Ketika menuturkan suka duka mereka dalam bermusik, bertahan di tengah mundurnya personel satu per satu menjadi salah satu hal yang membekas bagi Kin dan Levi.

Baca Juga:  Tips Merawat Gitar Bass agar Awet

“Pada saat pertama kali rilis album, personel kami tuh tujuh orang. Pada saat tujuh orang, kami ditinggal tiga orang karena mereka kurang percaya dengan The Fly akhirnya mereka mundur. Nah, pada saat kami berjalan, 2004 vokalis kami resign. Dukanya banyak, tapi sukanya juga ada,” tutur Levi.

“Kayak kami tur keliling Indonesia, ya itu sukanya kita. Jadi momen yang nggak bisa kita lupakan,” sambung Levi.

Menurut The Fly, dukungan dari Flymates, sebutan bagi penggemar mereka, yang pada akhirnya menguatkan mereka untuk tetap bertahan.

Baca Juga:  Kroncong Jancuk Berulah! Tak Akan Perform Saat launching Album Perdana

“Dari album pertama The Fly di tahun 1997, bahkan dari single pertama The Fly di tahun 1996, Flymates, nama fans kita, masih setia untuk menunggu karya The Fly, itu yang membuat kami, ‘Ayo deh jangan berhenti ngeband, bikin terus’. Intinya fans yang bikin kita terus bikin jangan berhenti sampai tahun ini,” ungkap Kin. (Redaksi/DHI/net)

Previous articleMengenal Musik Keroncong yang Lahir dari Budaya Barat dan Timur
Next articleTips Memilih Musik untuk Menemani Aktifitas