drummer rolling stones meninggal
Charlie Watts

Charlie Watts adalah drummer dari band rock asal Inggris, The Rolling Stone.

Baca Juga:  Lagu Romantis untuk Merayakan Valentine

Dia bergabung dengan band itu sejak tahun 1963 menggantikan Tony Champman.

Charlie Watts lahir pada 1941 dan ia besar di pinggiran London, barat Wembley.

Watts lahir dari pasangan Charles Richard Watts dan Lillian Charlotte.

Kehidupan Watts terbilang sulit kala itu, sebab Watts terlahir ketika masa perang dunia II sedang berlangsung.

Baca Juga:  Lagu Religi Galungan dan Kuningan, dari Berbagai Sudut Pandang

Ketertarikannya pada drum telah muncul saat ia berusia 13 tahun. Bahkan pada tahun 1955, orang tuanya memberikan Watts seperangkat drum kit sebagai hadiah.

Ia memulai karirnya bersama sang sahabt, Dave Green sekitar tahun 1958.

Sembari menyelesaikan pendidikan sekolah menengah atas di Harrow Art School, Watts acap kali bermain untuk bad jazz di Middlesex bernama Jo Jones All Stars.

Baca Juga:  Nursery Rhymes Siap Rilis Single Perdana

Charlie sendiri merupakan seniman grafis di lulusan Harrow Art School.

Sehingga, dia bukan saja seorang drummer tapi perancang album rekaman dan juga panggung tur dari bang Rolling Stones.

Diketahui, sebelum dia memutuskan untuk bergabung dengan Rolling Stones, Watss sejatinya ingin bekerja sebagai seorang desainer grafis di Denmark.

Namun pertemuannya dengan Alexis Korner Blues Incorporated merubah jalan hidupnya.

Baca Juga:  Musisi Dunia Berdarah Indonesia

Dari sinilah, perjalanan karir di dunia musik seorang Charlie Watts bermula. Ia sering kali tampil di kafe bahkan festival musik.

Perjalanannya itu pun membawa Watts bertemu dengan Brian Jones, Ian Stu Stewart, Mick Jagger, dan Keith Richards yang acap kali datang ke Ritme and Blues London.

Bergabungnya Watts dengan ROlling Stone membawa perubahan sigsnifikan terhadap musik Rolling Stones.

Watts juga diketahui pernah membentuk Charlie Watts Quintet dan pernah bergabung dengan Rocket 88. (Redaksi/DHI/IMC)

Previous articleGentleman’s Garage Berikan Ruang Bagi Suara yang Tak Tersampaikan
Next articleGoodbye Kamu, Ungkapan Bahagia Anggis Devaki