Sore Tenggelam/ inimusik
Sore Tenggelam/ inimusik

Sore Tenggelam akhirnya merilis lagu terbarunya bertajuk “Merawat Ingatan” melalui platform digigtal 1 Januari 2020. Solois asal Semarang ini pun bercerita banyak tetang single terbarunya itu.

Baca Juga:  Mukarakat, Perkenalkan Budaya Timur Melalui Musik

Menurutnya lagu yang ia ciptakan diadaptasi dari kisah sekitar yang ia temui dan bahkan ia alami sendiri. Sedangkan untuk lagu “Merawat Ingatan” menceritakan apa yang menjadi keprihatinan di berbagai tempat khususnya di Indonesia, di mana banyak terjadi penggusuran tempat tinggal yang dilakukan oleh instansi pemerintah dengan melibatakan aparatur penegak hukum dalam eksekusinya.

“Sering terjadi tindakan represif yang dilakukan para aparatur tersebut kepada warga yang lahannya digusur,”ucapnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat. Kamis (9/1/2020).

Baca Juga:  Cerita Manusia Goa di Jalan Raya, Tak Spesifik Namun Tetap Asik

Single perdana itu, lanjut pria yang bernama lengkap Ignatius Desty Hari Adi Krsitianto (TIUS), adalah jembatan menuju album penuh yang seyogyanya akan dirilis agustus 2020 mendatang. “Lagu ini akan masuk di album itu dan untuk video clipnya menyusul ya,”jelasnya.

Solois yang pernah merilis mini album (Obat Tius) pada tahun 2018 ini merencakan mengisi 10 track dengan materi yang random. “Ya! Doakan saja semoga semuanya berjalan lancar,”terangnya.

Baca Juga:  Festival Tepi Sawah, Zero Plastic Hormati Ibu Pertiwi

Terkait pemilihan nama, Tius menjelaskan secara gamblang di mana nama itu muncul begitu saja tanpa sebuah konsep tertentu. Namun, oleh seorang teman “Sore Tenggelam” memiliki filosofi dan makna yang cukup mendalam.

“Sore menurut ajaran sinto berarti waktu yang tepat untuk berefleksi dan tenggelam itu masuk ke dalam duka-duka yang sudah kita lewati, kalo di sambung maksudnya karya saya dibilangnya banyak bicara soal duka dan kita diajak berefleksi agar nantinya kita bisa mengobati luka itu bersama,”paparnya. (Red/Pra/IMC)

Previous articleWarna-Warni, Single di Balik Kembalinya Gecko
Next articleBirama Hadir Lewat “Tresna Sing Meganti”