Bicara Musik

Awalnya Hanya Beranggotakan 1 Orang, Berikut Profil Band Leeyonk Sinatra

Leeyonk Sinatra/ inimusik

promo pembuatan website bulan ini di balihoster

Profil band Leeyonk Sinatra, band asal Denpasar yang awalnya beranggotakan satu orang saja.

Frontman dari Leeyonk Sinatra, Bolo pernah menyebutkan dan dibuktikan bahwa bandnya itu pada awal terbentuk hanya memiliki satu personel yakni dirinya sendiri.

Saat itu, pada tahun 2006 dirinya membentuk Leeyonk Sinatra dan berhasil menelurkan single debut Tari Sing Pedidi pada tahun yang sama.

Baca Juga:  Kunci Gitar Tolong Kabarin, Leeyonk Sinatra

Sebenarnaya, Leeyonk Sinatra merupakan pecahan dari band yang bernama Leeyonk Ajak Telu, saat itu mereka memainkan musik punk berbahasa Bali.

Sayangnya, band itu tak bertahan lama sebab Leeyonk Jak Telu bubar pada tahun 2007. Kemudian pada tahun 2009 dia juga sempat membuat solo project dan berjalan hingga 2013.





Perjalanan waktu hingga tahun 2013, akhirnya Bolo alias Leeyonk alias I Putu Indra Pratama bertemu dengan personel lainnya yakni Yudi Dharmawan (vokalis).

Kala itu, Yudi merupakan personel dari band Wangsa. Lalu Bolo pun bertemu dengan Jiggo dalam sebuah acara teater. Dimana sosok Jiggo ini juga sudah tak asing di industri musik sebab dirinya merupakan bagian dari Palawara Music.

Baca Juga:  Kenal Lebih Dekat dengan Raja Band Bali

Nama Leeyonk Sinatra digunakan sebagai bentuk kekaguman Bolo terhadap Frank Sinatra. Bahkan tidak hanya pada band, putranya pun disematkan nama Sinatra.

Awal kemunculannya, Leeyonk Sinatra mendapat banyak cemoh dan gunjingan lantaran menggabungkan 2 bahasa (bahasa Bali dan Indonesia) dalam 1 lagu atau bahasa lainnya bilingual.

Baca Juga:  Lirik Lagu Missed Calls dari Leeyonk Sinatra

Saat itu memang bilingual semacam itu belum sepopuler saat ini bahkan Nanoe Biro memasukkan 3 bahasa sekaligus dalam 1 lagunya yakni Bali, Indonesia dan Inggris.

Album pertama mereka rilis pada tahun 2013 dengan judul Bahagia Itu Sederhana. Lagu ini bisa dikatakan populer dan mendapat sambutan hangat dari penikmat musik Bali.



Di tengah gunjingan dan cemooh, band yang juga dikenal dengan sebutan LS ini tetap pendirian dan konsisten dalam berkarya.

Lalu pada tahun 2016 mereka merilis album kedua dengan judul Kisahmu Ceritaku. Leeyonk Sinatra sejak kemunculannya sudah memilih untuk memainkan genre Pop Inovatif.

Baca Juga:  Kisah di Balik Lagu “Memories” Maroon 5, Ini Kata Adam Levine

Setelah 2 album, mereka pun hanya melepas single seperti Missed Calls (2023), Takdir Untuknya (2022), Curhat Untuknya (2022) dan lainnya.

Dan hingga hingga, mereka pun meresmikan 2 personel lainnya yakni Made Suaindra (bass), dan Yudi Wajendra (cajon).

[Redaksi/IMC/DHI]

ikuti kami di Google News

ikuti kami di Google News
Shares: